Setelah memahami cara melihat konfigurasi jaringan, kini Anda akan belajar mengonfigurasinya. Pada desktop Ubuntu 26.04 LTS dan Fedora Workstation 44, konfigurasi jaringan umumnya ditangani oleh NetworkManager, yang dapat diakses melalui antarmuka grafis maupun baris perintah. Bab ini membahas NetworkManager, penggunaan nmcli dan nmtui, file konfigurasi jaringan, serta cara mengaktifkan dan menonaktifkan interface.
NetworkManager: Manajer Jaringan Default
NetworkManager adalah manajer jaringan default di Ubuntu 26.04 LTS dan Fedora Workstation 44. NetworkManager mengelola seluruh koneksi jaringan, baik Wi-Fi, Ethernet, maupun VPN, dan memudahkan perpindahan antar jaringan.
Konfigurasi via GUI (Settings > Network)
Cara termudah untuk mengonfigurasi jaringan adalah melalui aplikasi Settings. Buka Settings, lalu pilih menu Network. Dari sana Anda dapat melihat daftar koneksi yang tersedia, menghubungkan ke Wi-Fi, dan mengatur konfigurasi Ethernet. Untuk mengubah pengaturan koneksi, klik ikon roda gigi di samping koneksi yang diinginkan.
nmcli: Konfigurasi dari Terminal
nmcli adalah antarmuka baris perintah NetworkManager yang memungkinkan Anda mengelola koneksi tanpa GUI.
nmcli con show: Daftar Koneksi
Untuk melihat daftar koneksi yang tersimpan, gunakan nmcli con show.
nmcli con showPerintah ini menampilkan nama seluruh koneksi beserta statusnya. con di sini adalah singkatan dari connection; keduanya bisa dipakai bergantian, misalnya nmcli connection show.
nmcli con up/down: Aktif/Nonaktif Koneksi
Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sebuah koneksi, gunakan nmcli con up dan nmcli con down.
nmcli con up "Nama Koneksi"nmcli con down "Nama Koneksi"Ganti Nama Koneksi dengan nama koneksi yang ditampilkan oleh nmcli con show.
Mengatur IP Statis dengan nmcli
Secara bawaan, komputer memperoleh IP address secara otomatis melalui DHCP. Untuk mengatur IP statis, gunakan nmcli con mod dengan opsi ipv4.addresses, ipv4.gateway, ipv4.dns, dan ipv4.method.
sudo nmcli con mod "Nama Koneksi" ipv4.addresses 192.168.1.100/24 ipv4.gateway 192.168.1.1 ipv4.dns "8.8.8.8 1.1.1.1" ipv4.method manualPerhatikan bahwa opsi ipv4.dns ditambahkan di sini karena saat ipv4.method diubah menjadi manual, NetworkManager tidak lagi menerima DNS otomatis dari DHCP, sehingga server DNS perlu ditentukan sendiri. Setelah mengubah konfigurasi, aktifkan ulang koneksi dengan nmcli con up "Nama Koneksi" agar perubahan diterapkan. IP statis berguna untuk perangkat yang membutuhkan alamat tetap, misalnya server atau printer jaringan.
nmtui: Antarmuka TUI (Text-Based UI)
Jika Anda bekerja di lingkungan tanpa antarmuka grafis, NetworkManager menyediakan nmtui, antarmuka teks interaktif yang mudah digunakan.
nmtuiPerintah ini membuka menu berbasis teks tempat Anda dapat mengedit koneksi (termasuk mengatur IP statis tanpa harus mengetik opsi nmcli satu per satu), mengaktifkan koneksi, atau mengatur hostname, semuanya melalui navigasi keyboard.
File Konfigurasi Jaringan
Selain dikelola NetworkManager, beberapa aspek jaringan tersimpan dalam file konfigurasi yang dapat Anda lihat.
/etc/hosts: Resolusi Hostname Lokal
File /etc/hosts memetakan nama host ke IP address secara lokal, tanpa perlu bertanya ke server DNS.
cat /etc/hostsFile ini sering berisi baris yang memetakan localhost ke 127.0.0.1. Anda dapat menambahkan baris sendiri untuk memetakan nama perangkat lain di jaringan lokal, misalnya menambahkan 192.168.1.50 server-file agar Anda bisa mengetik server-file alih-alih IP address setiap kali mengaksesnya.
/etc/resolv.conf: Konfigurasi DNS
File /etc/resolv.conf secara tradisional berisi alamat server DNS yang digunakan sistem untuk menerjemahkan nama domain. Namun, pada Ubuntu 26.04 LTS dan Fedora Workstation 44, kedua distro sama-sama menjalankan layanan systemd-resolved sebagai resolver DNS, sehingga isi file ini sedikit berbeda dari yang mungkin Anda duga.
cat /etc/resolv.confAlih-alih menampilkan IP DNS milik router atau ISP Anda secara langsung, /etc/resolv.conf pada kedua distro ini umumnya hanyalah symbolic link ke file yang dikelola systemd-resolved, dan isinya cuma satu baris: nameserver 127.0.0.53. Alamat 127.0.0.53 ini bukan router Anda, melainkan stub resolver lokal yang berjalan di komputer Anda sendiri: seluruh aplikasi mengirim query DNS ke sana, lalu systemd-resolved yang meneruskannya ke server DNS sesungguhnya sekaligus melakukan caching. Ini bukan kesalahan konfigurasi, jadi jangan buru-buru menggantinya secara manual. Untuk melihat server DNS sesungguhnya yang sedang dipakai sistem Anda, gunakan perintah berikut.
resolvectl statusresolvectl status menampilkan DNS server aktual per interface, domain pencarian, serta protokol yang didukung (seperti DNSSEC dan DNS-over-TLS). Karena file ini dikelola otomatis oleh systemd-resolved yang bekerja sama dengan NetworkManager, perubahan manual pada /etc/resolv.conf dapat tertimpa saat jaringan diperbarui; cara yang benar untuk mengganti DNS adalah melalui nmcli, nmtui, atau Settings, sebagaimana dibahas sebelumnya di bab ini.
Catatan Tambahan: Netplan di Balik Layar (Khusus Ubuntu)
Khusus di Ubuntu, ada satu lapisan lagi yang bekerja di belakang layar bernama Netplan, yaitu sistem konfigurasi jaringan berbasis YAML milik Canonical yang tersimpan di /etc/netplan/. Pada Ubuntu Desktop, Netplan dikonfigurasi untuk mendelegasikan seluruh interface ke NetworkManager (ditandai baris renderer: NetworkManager di salah satu berkas YAML-nya). Artinya, ketika Anda mengubah koneksi lewat nmcli, nmtui, atau Settings, NetworkManager akan otomatis menuliskan ulang berkas Netplan yang bersangkutan di balik layar. Fedora tidak menggunakan Netplan; NetworkManager di Fedora menyimpan profil koneksinya sendiri di /etc/NetworkManager/system-connections/. Anda tidak perlu mengedit berkas Netplan secara manual di desktop, karena berpotensi ditimpa kembali oleh NetworkManager; poin ini hanya penting untuk diketahui saat Anda nanti bekerja dengan Ubuntu Server, yang justru menjadikan Netplan sebagai cara konfigurasi utama.
Mengaktifkan/Menonaktifkan Interface
Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan sebuah interface menggunakan perintah ip link set.
sudo ip link set dev enp3s0 downsudo ip link set dev enp3s0 upPerintah pertama menonaktifkan interface enp3s0, sedangkan perintah kedua mengaktifkannya kembali. Ganti enp3s0 dengan nama interface yang sesuai, seperti yang Anda lihat pada bab sebelumnya.
Perlu diketahui bahwa ip link set bekerja pada level kernel, di luar sepengetahuan NetworkManager. Karena interface tersebut masih berstatus "dikelola" oleh NetworkManager, ada kemungkinan NetworkManager mengaktifkannya kembali secara otomatis tak lama setelah Anda menonaktifkannya. Jika tujuan Anda adalah menonaktifkan koneksi dengan cara yang dikenali NetworkManager (misalnya agar tidak otomatis tersambung kembali), gunakan perintah yang setara di sisi NetworkManager:
nmcli device disconnect enp3s0Mengonfigurasi jaringan di Linux menjadi mudah berkat NetworkManager. Anda dapat melakukannya melalui Settings, nmcli, maupun nmtui, sesuai kebutuhan. Melalui pemahaman terhadap file konfigurasi seperti /etc/hosts dan /etc/resolv.conf (beserta peran systemd-resolved di baliknya), serta cara mengaktifkan interface, Anda telah siap menangani kebutuhan jaringan sehari-hari. Pada bab berikutnya, Anda akan mempelajari cara menguji konektivitas dan melakukan troubleshooting jaringan dasar.

