Manajemen Pengguna dan Grup

Manajemen Pengguna dan Grup

Bitnesia Aug 16, 2026 26 EN

Linux adalah sistem operasi multi-user. Artinya, satu sistem dapat digunakan oleh banyak orang sekaligus, dan setiap orang memiliki identitas serta hak aksesnya masing-masing. Identitas itu diwakili oleh konsep pengguna (user) dan grup (group). Pemahaman tentang keduanya menjadi fondasi penting sebelum Anda mempelajari hak akses file pada bab berikutnya. Pada bab ini, Anda akan mengenal UID dan GID, membaca file konfigurasi pengguna seperti /etc/passwd dan /etc/group, serta mempraktikkan perintah untuk menambah, mengubah, dan menghapus pengguna maupun grup, baik melalui terminal maupun melalui aplikasi Settings di GNOME.

Konsep Pengguna di Linux

Setiap akun pengguna di Linux diidentifikasi oleh sistem bukan berdasarkan nama, melainkan berdasarkan sebuah angka yang disebut UID (User ID). Nama pengguna seperti andi atau siti hanyalah label yang mudah diingat manusia. Ketika nama itu dipetakan ke angka, sistemlah yang sesungguhnya memakai angka tersebut untuk mengenali pemilik file, proses, dan berbagai objek lain.

UID (User ID)

UID adalah bilangan bulat yang unik untuk setiap pengguna. Secara garis besar, rentang UID dibagi menjadi beberapa kelompok.

Rentang UIDKeterangan
0Pengguna root, administrator penuh sistem
1-999Pengguna sistem (system user), dipakai oleh service
1000 ke atasPengguna reguler (manusia)

Pengguna pertama yang dibuat saat instalasi Ubuntu 26.04 LTS maupun Fedora Workstation 44 umumnya mendapatkan UID 1000. Pengguna berikutnya akan memperoleh UID 1001, 1002, dan seterusnya. Batas pemisah ini diatur oleh variabel UID_MIN dan UID_MAX di file /etc/login.defs. Anda dapat memeriksa nilai batas tersebut dengan perintah berikut.

grep -E "^UID_MIN|^UID_MAX" /etc/login.defs

Tipe Pengguna: Regular User, System User, dan Root

  • Regular user adalah akun untuk manusia yang memakai sistem sehari-hari. Akun ini memiliki direktori home sendiri di /home/nama, misalnya /home/andi.
  • System user adalah akun yang dibuat otomatis oleh sistem untuk menjalankan layanan (service) tertentu, seperti www-data untuk web server atau sshd untuk SSH. Akun ini tidak dimaksudkan untuk login interaktif.
  • Root adalah pengguna istimewa dengan UID 0 yang memiliki kuasa penuh atas seluruh sistem. Pada desktop modern, Anda tidak login sebagai root, melainkan memakai perintah sudo yang akan dibahas pada bab berikutnya.

File /etc/passwd dan /etc/shadow

Informasi dasar pengguna tersimpan di file /etc/passwd. Meski namanya mengandung kata "password", file ini tidak lagi menyimpan kata sandi, melainkan hanya informasi akun. Setiap barisnya mewakili satu pengguna dan terdiri atas tujuh kolom yang dipisahkan tanda titik dua (:).

nama:x:UID:GID:info:home:shell
KolomKeterangan
namaNama pengguna
xPenanda bahwa password disimpan di /etc/shadow
UIDUser ID
GIDGroup ID utama pengguna
infoKeterangan tambahan, biasanya nama lengkap
homeLokasi direktori home
shellShell yang dipakai saat login

Kata sandi yang sesungguhnya disimpan di file /etc/shadow. File ini hanya dapat dibaca oleh root, karena berisi hash kata sandi serta informasi masa berlaku dan kedaluwarsa password. Formatnya juga terdiri atas beberapa kolom yang dipisahkan tanda titik dua.

nama:hash_password:hari_ubah_terakhir:umur_min:umur_max:peringatan:tenggang:kedaluwarsa:cadangan

Selain hash password, tiga kolom yang paling sering dipakai administrator adalah umur_max (batas hari sebelum password wajib diganti), peringatan (berapa hari sebelumnya pengguna diingatkan untuk mengganti password), dan kedaluwarsa (tanggal akun dinonaktifkan sepenuhnya). Inilah mengapa pengguna biasa hanya melihat tanda x di /etc/passwd, bukan password aslinya.

Konsep Grup

Grup adalah cara mengelompokkan beberapa pengguna agar hak akses dapat diberikan secara bersama. Alih-alih memberi izin satu per satu kepada tiap orang, administrator cukup memberi izin kepada sebuah grup, lalu semua anggotanya ikut memperoleh izin tersebut.

GID (Group ID)

Sama seperti pengguna, grup juga diidentifikasi oleh angka yang disebut GID (Group ID). Rentang GID mengikuti pola yang mirip dengan UID.

Rentang GIDKeterangan
0Grup root, grup utama milik pengguna root
1-999Grup sistem, dipakai oleh service (mis. www-data, sshd)
1000 ke atasGrup reguler, termasuk grup pribadi tiap pengguna dan grup buatan administrator

Setiap pengguna pasti tergabung dalam setidaknya satu grup yang disebut primary group. Grup ini biasanya dibuat otomatis dengan nama yang sama dengan nama pengguna. Selain primary group, seorang pengguna juga dapat menjadi anggota dari satu atau lebih supplementary group (grup tambahan).

Primary Group dan Supplementary Group

  • Primary group adalah grup utama pengguna. Ketika pengguna membuat file baru, file tersebut secara otomatis dimiliki oleh primary group pengguna.
  • Supplementary group adalah grup tambahan tempat pengguna menjadi anggota, misalnya grup sudo di Ubuntu, grup wheel di Fedora, atau grup libvirt untuk virtualisasi.

Perbedaan keduanya penting ketika Anda mengelola izin file, karena grup yang menjadi pemilik file baru ditentukan oleh primary group.

File /etc/group dan /etc/gshadow

Daftar grup tersimpan di file /etc/group. Setiap baris mewakili satu grup dan terdiri atas empat kolom.

nama:x:GID:anggota
KolomKeterangan
namaNama grup
xPenanda password grup
GIDGroup ID
anggotaDaftar anggota tambahan, dipisah koma

Perlu diperhatikan, kolom anggota pada /etc/group hanya mencantumkan anggota supplementary dari grup tersebut. Pengguna yang menjadikan grup itu sebagai primary group tidak akan tercantum di kolom ini, karena keanggotaannya sudah ditentukan lewat kolom GID di /etc/passwd. Sementara itu, file /etc/gshadow menyimpan password grup dan daftar administrator grup. Seperti /etc/shadow, file ini juga hanya dapat dibaca oleh root.

Melihat Informasi Pengguna

Beberapa perintah sederhana membantu Anda mengetahui identitas diri sendiri di sistem.

PerintahFungsi
whoamiMenampilkan nama pengguna saat ini
idMenampilkan UID, GID, dan semua grup pengguna
groupsMenampilkan daftar grup tempat pengguna menjadi anggota

Perintah whoami menjawab pertanyaan paling dasar: "saya login sebagai siapa?". Perintah id lebih lengkap, karena menampilkan UID, GID utama, serta seluruh supplementary group sekaligus. Jalankan id tanpa argumen untuk melihat informasi diri sendiri, atau id nama_pengguna untuk melihat informasi pengguna lain.

id

Perintah groups berfokus hanya pada keanggotaan grup, sehingga berguna ketika Anda ingin memeriksa apakah sebuah akun sudah tergabung dalam grup tertentu. Jika sewaktu-waktu Anda perlu mencari satu baris tertentu di /etc/passwd atau /etc/group tanpa membuka filenya secara manual, perintah getent passwd nama_pengguna atau getent group nama_grup juga bisa dipakai; keduanya membaca sumber identitas pengguna yang aktif di sistem, termasuk jika suatu saat sistem terhubung ke direktori terpusat seperti LDAP.

Manajemen Pengguna (Perintah)

Untuk mengelola akun pengguna dari terminal, Anda memerlukan hak administratif, sehingga setiap perintah didahului oleh sudo.

useradd dan adduser: Menambah Pengguna

Terdapat dua perintah untuk menambah pengguna. useradd adalah perintah tingkat rendah yang tersedia di semua distribusi, tetapi parameternya cukup panjang. Sementara itu, adduser adalah skrip pembungkus yang lebih ramah. Di Ubuntu, adduser bersifat interaktif dan memandu Anda mengisi password serta data pengguna, sedangkan di Fedora, adduser hanyalah symbolic link ke useradd, sehingga perilakunya sama persis dengan useradd.

# di Ubuntu 26.04 LTS
sudo adduser budi

# di Fedora Workstation 44
sudo useradd -m budi
sudo passwd budi

Opsi -m pada useradd berfungsi memaksa pembuatan direktori home. Perilaku bawaannya berbeda antar distro: di Ubuntu, nilai CREATE_HOME pada /etc/login.defs bawaannya no, sehingga -m wajib disertakan agar direktori home terbentuk. Di Fedora, CREATE_HOME sudah bernilai yes secara default, sehingga direktori home sebenarnya tetap terbuat meski -m tidak dituliskan. Meski begitu, tetap disarankan untuk selalu menuliskan -m secara eksplisit agar perintah Anda konsisten dan portabel ketika dipakai di distro lain.

usermod: Mengubah Atribut Pengguna

Perintah usermod dipakai untuk mengubah atribut pengguna yang sudah ada. Beberapa opsi yang sering digunakan antara lain.

OpsiFungsi
-aG grupMenambahkan pengguna ke grup tambahan (append)
-l nama_baruMengganti nama login
-d /path/homeMengubah lokasi direktori home yang tercatat di /etc/passwd
-mDipakai bersama -d agar isi direktori home lama ikut dipindahkan ke lokasi baru
-s /bin/bashMengubah shell login

Perhatikan opsi -a (append). Tanpa -a, opsi -G akan menimpa seluruh daftar grup tambahan pengguna, sehingga ia bisa kehilangan keanggotaan grup yang lama. Perhatikan pula bahwa -d tanpa -m hanya mengubah catatan lokasi home di /etc/passwd, tanpa memindahkan file yang sudah ada di direktori home lama.

sudo usermod -aG sudo budi

Perintah di atas menambahkan budi ke grup sudo di Ubuntu, sehingga ia dapat menjalankan perintah administratif.

userdel: Menghapus Pengguna

Perintah userdel menghapus akun pengguna. Secara bawaan, direktori home pengguna tidak ikut dihapus. Gunakan opsi -r bila Anda ingin menghapus akun sekaligus direktori home dan mail spool miliknya.

sudo userdel budi
sudo userdel -r budi

Di Ubuntu, paket yang sama dengan adduser juga menyediakan perintah deluser sebagai pasangannya, yang secara fungsi setara dengan userdel namun dengan beberapa opsi bawaan yang lebih ramah pemula, misalnya sudo deluser --remove-home budi.

passwd: Mengatur Password

Perintah passwd digunakan untuk mengganti kata sandi. Jalankan tanpa argumen untuk mengganti password diri sendiri, atau dengan nama pengguna untuk mengganti password pengguna lain (memerlukan sudo).

passwd
sudo passwd budi

Manajemen Grup

Sama seperti pengguna, grup juga dapat dikelola melalui perintah tersendiri.

PerintahFungsi
groupaddMenambah grup baru
groupmodMengubah atribut grup
groupdelMenghapus grup
gpasswdMengelola anggota dan password grup

groupadd, groupmod, groupdel

sudo groupadd developer
sudo groupmod -n dev developer
sudo groupdel developer

Contoh di atas membuat grup developer, lalu mengganti namanya menjadi dev dengan opsi -n, kemudian menghapusnya. Sebuah grup hanya dapat dihapus jika tidak lagi menjadi primary group bagi pengguna mana pun. Di Ubuntu, perintah delgroup tersedia sebagai alternatif groupdel, sejalan dengan pasangan adduser/deluser.

gpasswd: Mengelola Anggota Grup

Perintah gpasswd adalah cara paling praktis untuk menambah atau mengeluarkan anggota dari sebuah grup.

sudo gpasswd -a budi developer
sudo gpasswd -d budi developer

Opsi -a menambahkan anggota, sedangkan opsi -d mengeluarkan anggota. Setelah Anda mengubah keanggotaan grup, pengguna biasanya perlu logout lalu login kembali agar perubahan berlaku pada sesi yang sedang berjalan.

Manajemen Pengguna via GUI Settings

Jika Anda lebih menyukai antarmuka grafis, GNOME 50 menyediakan pengaturan pengguna melalui aplikasi Settings. Buka panel System, lalu pilih Users. Di sini Anda dapat menambah pengguna baru, mengatur foto profil, mengganti password, serta menentukan tipe akun, yaitu Standard atau Administrator. Anda juga dapat mengaktifkan opsi Automatic Login dan melihat bahasa sistem yang dipakai tiap pengguna.

Perlu diingat, beberapa perubahan seperti membuat pengguna baru atau mengganti password pengguna lain tetap memerlukan otentikasi administratif. GUI ini juga menampilkan daftar pengguna yang ada dan memungkinkan Anda menghapus akun hanya dengan beberapa klik. Panel yang sama tersedia di Ubuntu 26.04 LTS dan Fedora Workstation 44 karena keduanya menggunakan GNOME.

Memahami pengguna dan grup adalah langkah awal untuk mengelola akses di Linux. Setelah Anda mampu membuat akun, mengubah atributnya, serta mengatur keanggotaan grup, Anda telah menyiapkan fondasi yang diperlukan untuk memahami hak akses file. Pada bab berikutnya, Anda akan mempelajari bagaimana pengguna biasa menjalankan tugas administratif melalui sudo, lalu bagaimana izin baca, tulis, dan eksekusi diterapkan pada setiap file dan direktori.