Layanan Internet Starlink Milik Elon Musk Resmi Beroperasi di Indonesia

Layanan Internet Starlink Milik Elon Musk Resmi Beroperasi di Indonesia
Photo by SpaceX / Unsplash

CEO SpaceX, Elon Musk, meresmikan layanan internet satelit Starlink di Indonesia pada acara yang digelar di Denpasar, Bali. Kehadiran Starlink di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan konektivitas di daerah-daerah yang belum terjangkau internet atau memiliki bandwith rendah. Elon Musk menyatakan kegembiraannya dapat membawa konektivitas ke tempat-tempat terpencil dan mengungkapkan potensi investasi di Indonesia.

Dalam peresmian tersebut, Elon Musk menekankan pentingnya akses internet untuk sektor kesehatan dan pendidikan. "Ini akan menjadi penolong hidup untuk mempromosikan klinik medis dan transformasi besar untuk pendidikan," ujar Elon Musk. Dengan akses internet, masyarakat di daerah terpencil dapat belajar dan menjual produk mereka ke seluruh dunia, meningkatkan kesejahteraan global.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menambahkan bahwa kerja sama dengan Starlink bertujuan untuk pemerataan layanan kesehatan dan pendidikan di seluruh Indonesia, terutama di wilayah 3T (terdalam, terluar, tertinggal). "Masyarakat di daerah terpencil bisa menikmati akses informasi dan jaringan internet seperti di kota besar," kata Luhut.

Namun, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa Starlink harus memiliki Network Operation Center (NOC) di Indonesia untuk memastikan keamanan data masyarakat sesuai UU Perlindungan Data Pribadi. Keberadaan NOC juga memungkinkan pemerintah mengawasi penggunaan Starlink, mencegah akses ke situs ilegal, dan menangani isu layanan pelanggan serta pajak.

Elon Musk juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, untuk menyediakan layanan internet Starlink ke puskesmas di daerah-daerah terpencil. Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.

Elon Musk mengisyaratkan bahwa investasi di Indonesia sangat mungkin dilakukan di masa depan, meski ia belum memberikan rincian spesifik. "Saya kira akan sangat mungkin menginvestasikan perusahaan saya di Indonesia pada masa depan," ujarnya.

Dengan peluncuran ini, diharapkan masyarakat di seluruh Indonesia, terutama di daerah terpencil, dapat menikmati akses internet berkecepatan tinggi, yang pada gilirannya akan mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan di Indonesia.